10 Februari 2009
PT Agranet Multicitra Siberkom is the holding company of www.detik.com, Indonesia's leading online media & internet services. We would like to invite you, professionals of the highest standards to fulfill our business goal and objectives, for the following position. [COMM] Traffic Banner Admin
[COMM] Mobile Account Executive
[COMM] Account Executive Retail
[COMM] Online Account Executive
[COMM] Promotion Staff
[IT&D] Web Programmer
[IT&D] System Administrator
[IT&D] Ruby Programmer
[IT&D] Java Programmer
[RED] Journalist DetikNews.com
[RED] Journalist DetikFinance.com
[RED] Journalist DetikHot.com
|
If you are ready for the challenge, please submit your application letter with full details of resume and recent photograph not later than February, 28th 2009 to: HUMAN RESOURCES DEVELOPMENT |
PT Agranet Multicitra Siberkom is the holding company of www.detik.com, Indonesia's leading online media & internet services. We would like to invite you, professionals of the highest standards to fulfill our business goal and objectives, for the following position. [COMM] Traffic Banner Admin
[COMM] Mobile Account Executive
[COMM] Account Executive Retail
[COMM] Online Account Executive
[COMM] Promotion Staff
[IT&D] Web Programmer
[IT&D] System Administrator
[IT&D] Ruby Programmer
[IT&D] Java Programmer
[RED] Journalist DetikNews.com
[RED] Journalist DetikFinance.com
[RED] Journalist DetikHot.com
|
If you are ready for the challenge, please submit your application letter with full details of resume and recent photograph not later than February, 28th 2009 to: HUMAN RESOURCES DEVELOPMENT |
Lowongan Kerja 2009 di Komisi Pemberantasan Korupsi-KPK (7-17 Feb 2009)
Dibutuhkan lebih dari sekedar TEKAD untuk memberantas korupsi di Indonesia …
Indonesia memanggil Warga Negara Indonesia yang memiliki integritas dan komitmen tinggi untuk bergabung dengan Komisi Pemberantasan Korupsi dan mengisi posisi-posisi jabatan berikut :
| | |
| Struktural | |
| |
| | |
| Fungsional/Spesiali s | |
| |
| | |
| Administrasi/ Teknis | |
| |
A. PERSYARATAN UMUM
- Pendidikan :
- Minimal S1 untuk Direktur/Kepala Biro/Kepala Bagian/Fungsional
- Minimal D3 untuk kelompok pekerjaan Administrasi
- Mahir menggunakan komputer dan aplikasinya (terutama Open Office)
- Diutamakan lancar berbahasa Inggris lisan dan tulisan.
- Bersedia mengikuti seluruh proses seleksi di Jakarta , biaya dari dan ke tempat seleksi menjadi tanggungan peserta.
- Tidak memiliki hubungan keluarga langsung (suami/istri, orangtua/mertua, anak/menantu, kakak/adik) dengan pejabat/pegawai KPK
- Posisi ini terbuka untuk umum (pelamar dari instansi, pemerintah dan promosi internal mengikuti mekanisme, ketentuan dan prosedur yang telah ditentukan)
- Proses rekrutmen dan seleksi bagi Pegawai Negeri/PNS/CPNS/ Anggota Polri dilakukan secara terpisah, melalui institusi masing-masing.
B. BATAS USIA
- Minimal 40 tahun (kelahiran sebelum 1 Juni 1969), maksimal 52 tahun (kelahiran sesudah 31 Mei 1957) untuk Direktur/Kepala Biro.
- Minimal 35 tahun (kelahiran sebelum 1 Juni 1974) dan maksimal 45 tahun (kelahiran sesudah 31 Mei 1974) untuk Kepala Bagian.
- Maksimal 40 tahun ( kelahiran sebelum 1 Juni 1969) untuk kelompok pekerjaan Fungsional/Spesiali s (kecuali jka ada persyaratan khusus untuk posisi tertentu)
- Maksimal 35 tahun (kelahiran sesudah 31 Mei 1974) untuk kelompok pekerjaan Administrasi/ Teknis (kecuali jika ada persyaratan khusus untuk posisi tertentu)
C. PERSYARATAN KHUSUS UNTUK SEMUA JABATAN :
- Memiliki integritas tinggi dan komitmen yang tinggi.
- Bersedia bekerja dalam situasi penuh tekanan dan tantangan.
- Enerjetik, penuh kegigihan, dan mampu bekerja mandiri maupun dalam tim.
- Mempunyai pengendalian diri yang baik, dan wawasan yang luas.
- Memiliki inisiatif, dorongan berprestasi serta dedikasi yang tinggi.
- Menyukai pekerjaan yang beragam dan detail terutama untuk kelompok pekerjaan Fungsional
- Tekun serta dalam bekerja memiliki ketelitian yang tinggi.
- Persyaratan kompetensi teknis dan pengalaman dapat dilihat dalam persyaratan di masing-masing posisi.
D. KETENTUAN LAIN :
- Lamaran hanya dapat dikirimkan melalui aplikasi on-line (klik link registrasi on-line di bagian bawah spesifikasi jabatan). Tidak ada jalur lain yang digunakan untuk pengiriman lamaran.
- Pelamar wajib memiliki alamat e-mail pribadi yang masih aktif untuk dapat mengikuti proses seleksi ini. Kami tidak melayani alamat e-mail yang salah input oleh pelamar. Pelamar dilarang menggunakan alamat e-mail kantor atau orang lain untuk proses pendaftaran ini.
- Setelah mengisi formulir aplikasi dan mengirimkannya kembali secara on-line, pelamar akan mendapat konfirmasi registrasi. Konfirmasi tersebut berisi nomor registrasi yang akan digunakan selama proses seleksi. Anda tidak dapat menerima e-mail registrasi apabila alamat e-mail yang anda input salah dan atau sudah tidak aktif, sehingga anda tidak bisa log-in untuk pengumuman selanjutnya.
- Pelamar hanya diperkenankan melakukan satu kali registrasi on-line dan hanya untuk satu posisi saja .Untuk itu pastikan Anda telah memilih Posisi Jabatan yang sesuai, serta menuliskan semua data dengan benar, sebelum menekan tombol KIRIM.
- Pelamar wajib mengisi aplikasi dengan data/informasi yang sebenar-benarnya karena data ini akan diklarifikasi dengan benar saat pelaksanaan verifikasi dokumen/informasi.
- Masa waktu registrasi on-line adalah 7 Februari 2009 s/d 17 Februari 2009
- Aplikasi yang masuk setelah batas akhir registrasi dan atau tidak melamar secara on-line, dianggap tidak berlaku.
- Keputusan hasil seleksi bersifat mutlak dan tidak dapat diganggu gugat.
- Pada setiap tahapan seleksi, hanya kandidat terbaik yang akan mengikuti tahap seleksi berikutnya.
- Kandidat yang dinyatakan lulus melalui pengumuman di website KPK dan website PPM yang akan dihubungi oleh Konsultan Independen untuk masuk ke tahap seleksi berikutnya.
- Pelamar tidak diperkenankan untuk menghubungi pejabat/pegawai KPK dalam kaitannya dengan proses rekrutmen dan seleksi ini dan/atau datang ke KPK. Pelamar hanya diperkenankan datang ke KPK pada saat wawancara akhir oleh pihak KPK. Pelamar yang menghubungi/ mendatangi KPK selain pada waktu tes dinyatakan gugur.
- Proses rekrutmen dan seleksi ini tidak dikenakan biaya apapun.
- Pengumuman hasil seleksi administrasi dan pelamar yang berhak mengikuti seleksi selanjutnya dapat dilihat di website www.ppm-asesmen. com mulai tanggal 28 Februari 2009, pukul 18.00 WIB.
E. JADUAL KEGIATAN :
| Kegiatan | Tanggal |
| Pengumuman Lulus Seleksi Administrasi (di situs web) | 28 Februari 2009 |
| Tes Potensi | 7 Maret 2009 |
| Pengumuman Lulus Tes Potensi (di situs web) | 14 Maret 2009 |
| Asesmen Kompetensi dan Tes Bahasa Inggris | 21 Maret 2009 |
| Pengumuman Lulus Asesmen Kompetensi | 3 April 2009 |
| Wawancara user | 6 -14 April 2009 |
| Pengumuman Wawancara user | 15 April 2009 |
| Pemeriksaan Kesehatan | 18 April 2009 |
| Pengumuman Lulus Tes Kesehatan / Pengumuman Akhir (di situs web) | 26 April 2009 |
| Briefing di KPK | 29 April 2009 |
F. PENTING UNTUK DIPERSIAPKAN :
Bagi Anda yang kemudian dinyatakan lolos seleksi administrasi, akan diminta hadir pada Tes Tahap I di lokasi dan waktu yang akan ditetapkan dengan membawa dokumen dan kelengkapan sebagai berikut:
- Kartu Tanda Penduduk yang masih berlaku, asli dan fotokopi.
- Fotokopi ijazah yang sesuai dengan persyaratan pendidikan dan telah dilegalisir oleh pejabat berwenang
- Fotokopi transkrip nilai yang telah dilegalisir oleh pejabat yang berwenang
- Fotokopi sertifikat keahlian lainnya yang relevan
- Data Riwayat Hidup yang harus di download dari website www.ppm-asesmen. com setelah Anda log in, data riwayat hidup yang telah diisi diserahkan dalam bentuk print out
- Kartu Peserta Seleksi yang harus didownload dari website www.ppm-asesmen. com setelah Anda log in. Mohon dilengkapi dan diserahkan dalam bentuk print out
- Pas Foto Berwarna ukuran 4 x 6 sebanyak 2 lembar
- Surat Referensi Pekerjaan atau surat lain seperti SK pengangkatan/ Surat Tugas yang menguatkan pengalaman kerja yang telah diisikan pada formulir Aplikasi On-line saat melamar.
Seluruh berkas dimasukkan ke dalam map folio, yang sudah dituliskan nama dan nomor registrasi Anda dengan ketentuan :
- Map merah untuk kelompok pekerjaan struktural
- Map hijau untuk kelompok pekerjaan fungsional
- Map biru untuk kelompok pekerjaan administrasi
Mohon mempersiapkan seluruh dokumen dengan lengkap dan benar. Jika ditemukan ketidaklengkapan dokumen dan/atau ketidaksesuaian data pada dokumen dengan berkas lamaran, Anda akan dinyatakan gugur pada Tes Tahap I
G. TATACARA PENGISIAN APLIKASI ONLINE
- Sediakan waktu yang cukup. Pengisian Aplikasi online ini secara lengkap membutuhkan waktu sekitar 30 - 60 menit.
- Baca dengan seksama setiap petunjuk yang disediakan
- Persiapkan semua data yang anda butuhkan pada saat pengisian aplikasi, antara lain :
- KTP
- Riwayat Pekerjaan/Daftar Riwayat Hidup
- Isikan semua kolom isian dengan benar dan lengkap
- Pastikan semua Isian sudah anda isikan dengan benar sebelum anda mengirimkan ( submit ) aplikasi anda
20 September 2008
Jika menelisik lebih dalam akan prilaku pemudik, yang kerap menjadi pusat perhatian bagi lingkungannya. Agaknya hal itu bisa dimaklumi, karena selama masa perantauannya, masyarakat urban ‘dipaksakan’ menerima dan menjalankan tatanan sosial yang sebenarnya bertentangan dengan ‘kodratnya.’ Hubungan-hubungan sosial di perkotaan (tempat mereka mengais rejeki), berbeda 180 derajat dengan solidaritas sosial yang dibangun di pedesaan, yang lebih menekankan ikatan emosional, moralitas dan kekerabatan. Solidaritas ala masyarakat perkotaan lebih didasarkan pada hubungan pekerjaan dan kepentingan (vested interest), terutama kepentingan ekonomi. Akibatnya, masyarakat urban dituntut untuk kerja keras dan menghargai waktu jika tidak ingin terlindas roda zaman. Inilah yang mendorong mereka untuk, paling tidak, memuaskan hasratnya untuk menikmati hasil jerih payah atas kerja keras yang sudah ia lakukan saat berada di kampung halaman.
Permasalahan yang timbul kemudian adalah selama mereka mudik, perilaku mereka telah menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat desa. Demonstration effect kaum urban telah memikat penduduk desa yang rata-rata menghadapi problem keterbatasan lapangan kerja, seiring dengan makin langkanya areal pertanian. Menurut Pakar Psikologi Universitas 17 Agustus, Andik Matulessy, rata –rata orang desa, kebanyakan tidak mempunyai kapabilitas pendidikan tinggi serta tidak kompeten pada sebuah bidang pekerjaan. “Jika mereka melihat ada temannya sukses, ia kemudian tertarik dan mengikuti jejaknya, padahal sama sekali ia tidak kompeten pada bidang pekerjaan tertentu, apalagi ditambah dengan minimnya pendidikan mereka,” tegas Andik.
Marak
Akhirnya, urbanisasi menjadi satu-satunya pilihan untuk mengubah nasib. Sektor pertanian yang selama ini digeluti, dianggap sudah ketinggalan zaman dan tidak prospektif lagi. Fenomena ini nyata membawa implikasi buruk bagi peningkatan aktivitas di sektor informal perkotaan.
Dalam sebuah buku yang berjudul Cities, Poverty and Development Urbanization in the Third World, Gilbert dan Gigler, seperti dikutip M. Sufyan, ada beberapa bukti yang menyebutkan, bahwa alasan utama urbanisasi adalah masalah ekonomi. Kuatnya variabel ekonomi sebagai alasan orang berurbanisasi. Kebetulan, fenomena urbanisasi banyak dijumpai di kawasan
Solusi
Lalu bagaimanakah solusinya, apakah mungkin arus urbanisasi bisa dikurangi? Andik Matulessy menegaskan bahwa segalanya bisa menjadi mungkin, asal investasi pemerintah dan pengusaha tidak terpusat dikota. “Sudah saatnya pemerintah dan para pengusaha itu untuk tidak memikirkan keuntungan semata, harusnya investasi itu tidak hanya terpusat dikota, melainkan juga harus menetes di daerah pedesaan. Jika investasi dan pembangunan masih saja terpusat di perkotaan, maka jangan harap kita bisa memotong arus urbanisasi,” terang Andik.
Lelaki penghobi travelling ini juga menambahkan, bahwa sebenarnya dengan banyaknya arus urbanisasi, secara langsung itu akan membebani pembangunan
Tak bisa luput dari ‘Pajak Bandara’
Lebaran, hari kemenangan itu akan segera tiba, umat muslim di dunia akan segera merayakannya. Dalam momen itu, setiap negera memunyai ciri khas yang berbeda-beda. Di Indonesia, tradisi merayakan lebaran salah satunya adalah dengan cara mudik, yaitu kembali pulang ke kampung halaman bersama keluarga. Tak hanya melulu yang bekerja di kota besar dalam negeri, namun para TKI dan TKW yang mengais rejeki di negara lain pun tak mau absen dari tradisi ini.
Malam itu, saat wartawan tabloid kerja mengamati Bandar udara Juanda, terlihat tempat kedatangan international disesaki dengan penumpang yang baru saja transit dari Malaysia. Tampak seorang wanita berkulit sawo matang, berdandan ‘ngejreng’ ala Avril Lavigne, ia mengecat rambutnya dengan warna merah maroon, baju T-shirt ketat, dipadukan dengan celana Capri. Kendati demikian, ia terlihat begitu pede, walaupun semua mata yang melihatnya gayanya, pasti akan menahan tawa, karena betis yang menonjol dari celana ketat itu terlihat begitu kekar.
Pemandangan itu tak hanya tampak pada satu wanita saja, lama ia mengitari areal bandara dengan trolly yang memuat tumpukan kardus, air mukanya terlihat lega saat melihat ada sekitar 13 wanita yang berdandan sama, keluar dari pintu kedatangan. Ditengah hiruk pikuk keramaian antara penumpang dan keluarga penjemput, keramaian pun tak dapat terelakkan lagi. Mereka saling bercengkrama satu sama lain dengan gayanya.
Kelompok wanita yang baru saja datang itu, tak lain adalah para TKW dari Malaysia. Tingkah mereka yang unik, bukan saja karena pakaian yang dikenakan, tapi karena bau balsam yang masih menyengat, yang mengundang semua mata untuk mencari sumber bau, dan mengamatinya. Yang membuat semakin gemas, adalah gaya bahasa mereka yang terkadang sok melayu dengan aksen Madura. Yah, para TKW itu ternyata berasal dari Madura dan sebagian lagi dari Jember dan Kediri. Kebahagiaan mereka terpancar manakala bisa merayakan lebaran bersama keluarga di kampung halamannya.
Namun, kebahagiaan itu belum sepenuhnya diraih, manakala ada beberapa petugas imigrasi yang menghampiri mereka. Dengan ramah, agaknya mereka menawarkan “sesuatu”. Setelah melalui pemeriksaan paspor itu, mereka dicegat dan digiring lagi ke loket penukaran uang, mereka tidak tahu bahwa rate yang dipasang sangat tinggi dan hampir tidak masuk akal.
Tak berhenti di situ, karena barang bawaannya yang menggunung di atas trolly, tentu saja itu mengundang mata para porter, belum lagi para sopir taksi. Silih berganti mereka menawarkan jasanya, dengan tak henti-henti merayu para TKW. Sebagian dari para TKW, ada yang termakan rayuan mereka. Agak sedikit keberatan, TKW itu merelakan barangnya dijinjing si porter, ia mengikutinya dari belakang menuju kendaraan travel yang sudah dipilih. Tentu saja, jika barang itu sudah berada di tangan mereka, akan sangat susah untuk mengambil kembali tanpa memberi sejumlah uang, parahnya lagi tarifnya terkadang tak masuk akal. Beruntung, sebagian TKW itu ada keluarganya yang sedang menjemput, hingga mereka tak sampai kena ‘pajak bandara’ lagi.
Pemandangan malam di bandara Juanda tak hanya berhenti disitu, tabloid Kerja mengamati ada seorang lelaki yang sedang celingukan mencari sesuatu, karena sikapnya tersebut, tak ayal ia menjadi target empuk para oknum. Lelaki 30 tahun itu tadinya satu rombongan pesawat dengan para TKW yang telah berlalu. Sepetinya dia tengah menanti seseorang yang tak kunjung datang. Hanya beberapa menit, ada tiga orang yang mengerubutinya. Bergantian mereka menawari jasa, lelaki itu sangat pasif, hingga ia tak bisa berbuat apa-apa manakala seorang porter mengangkat kopernya. Beruntung, tak berapa lama ia melihat keluarganya datang. Agaknya sejak awal ia telah menunggu jemputan dari keluarganya yang datang terlambat. Kendati demikian, ia telah terlanjur menerima jasa dari porter, ia pun harus membayar ongkos sebesar 100ribu. “Tadinya ia malah minta 200ribu mbak, nggak tak kasih sama saya, lawong cuma beberapa meter ngangkat koper aja minta 200ribu, wong saya jadi kuli batu di Malaysia aja sehari kadang dapatnya cuma 100 ribu tok!” tutur Kholiq, TKI asal Lamongan.
Masih menurut Kholiq, setiap datang ia sebenarnya harus dipungut Rp 25 ribu. Padahal sebelum berangkat sudah dipungut US$ 15 untuk subsidi. Belum termasuk sekitar Rp 5 juta untuk pengurusan paspor dan administrasi lainnya. Resminya, pengantaran ke daerah seperti Lamongan biasanya hanya Rp 400 ribu, namun tak jarang yang apes kehilangan sampai Rp 1 juta. Kenyataan itu bisa dikalkulasi, dengan traffic TKI/TKW yang 500 orang per hari atau 2 ribu orang per hari seperti saat ini, uang yang dihasilkan dari pemerasan para TKI dan TKW bisa mencapai ratusan juta bahkan milyaran rupiah.
Pengalaman buruk di bandara, mungkin hampir semuanya pernah dialami oleh para pahlawan devisa negara. Kebetulan karena malam, jadi praktek-praktek semacam ini agak sedikit berkurang. Lain lagi ceritanya jika momen mudik di bandara terjadi di siang hari, praktek-praktek ini akan terjadi lebih heboh lagi. Pertanyaannya, apakah benar bahwa di dalam bandara memang ada konspirasi besar yang terorganisir dalam memeras para pahlawan devisa kita? Semoga, momen mudik lebaran kali ini, semuanya dijauhkan dari segala praktek penipuan. Amin. Ulfie Fachrurrazy
Tak banyak yang tahu, di balik kesuksesan yang telah diraih Anne Avantie, ternyata dalam perjalanan karirnya, ia memiliki masa lalu yang cukup pahit. Kesuksesan yang saat ini ia renggut, ia lewati dengan banyak pengorbanan. Dalam sebuah wawancara di stasiun radio swasta yang bertemakan ‘The Famous Indonesian Designer’, pemilik nama asli Sianne Avantie ini, dalam perjalanan karirnya akrab ditemani dengan rintangan dan penderitaan.
Istri dari Joseph Henry ini mengaku, sejak dulu ia takut menggapai impiannya karena keterbatasan pendidikan. Ia hanya seorang lulusan SMA, dan tidak pernah mengenyam pendidikan tentang menjahit, memotong ataupun pecah mode. “Saya adalah sesorang yang tidak punya cita-cita, karena saya menyadari bahwa yang ada pada diri saya semuanya serba terbatas. Saya tidak pernah kuliah ataupun mengikuti kursus dan program keahlian apapun tentang mode. Saya dibesarkan dilingkungan keluarga yang tidak utuh. Saya memiliki keterbatasan yang sangat luar biasa daripada teman-teman saya lainnya,” Tutur Anne.
Talent
Kendati tak pernah mengenyam pendidikan tentang fesyen, namun darah seni yang mengalir di keluarganya, mengalir pula pada dirinya. Ketika duduk di bangku SMP, muncul kegemarannya pada dunia mode. Ia kerap melihat aktifitas ibunya, dan membantu menjahit. Tanpa disadari, belakangan darah seni itupun mengalir pada diri putri pertamanya Intan Avantie. “Kami ini keluarga seni, hobi saya sejak kelas 3 SMP, ibu suka buat baju tari, dan saya suka bantu ibu, kemudian kemampuan saya pun berkembang,” tutur wanita asal
Sulung 3 bersaudara ini mengaku bahwa semua yang sudah didapat, ia awali dengan sebuah kebingungan, dimana ia harus belajar untuk mencari nafkah memenuhi kebutuhan keluarganya. Saat itu ia mengalami masa-masa yang sangat sulit, hingga setelah tamat SMA, keinginannya makin kuat untuk mengembangkan minatnya pada dunia mode. Lagi-lagi meskipun ia tak punya kemampuan menjahit atau bahkan membuat pola. “Saat itu saya berada pada kehidupan yang sangat-sangat sulit, pada tahun 1983 hingga 1985, kondisi keluaga saya sangat tidak mendukung karena banyaknya permasalahan. Saya dituntut untuk bagaimana caranya saya bisa mendapatkan uang untuk menafkahi keluarga, satu-satunya cara adalah dengan memfokuskan talent saya untuk bekerja,” kenangnya.
Akhirnya, dengan bekal keyakinan dan tekad yang kuat dari diri dan suaminya, ia mulai membuka usaha modiste yang diberi nama Griya Busana Permata Sari. Dengan hanya modal 3 mesin jahit manual, ia sangat yakin bahwa Tuhan akan memberikan jalan pada setiap umatnya yang mau berusaha keras. “Saya tidak bisa menjahit, memotong, atau pecah model, tapi saya punya keyakinan dan kepercayaan bahwa setiap manusia tidak akan pernah ditinggaklakn oleh Tuhan sejenggkal pun, tangan kita pasti akan dibimbing asal kita punya tujuan untuk mengabdi pada Tuhan lewat talent/ kemampuan yang kita miliki. Saya mengawali usaha saya, semuanya secara manual di garasi. Obras pun saya diluar karena saya belum memiliki mesin obras. Saat itu tidak ada keinginan ataupun cita-cita untuk menjadi seorang Desainer. Tujuan saya cuma ingin mencari nafkah, dapat uang untuk menafkahi anak2 saya, dan keluarga saya,” terangnya.
Cobaan
Seiring berjalannya waktu, usaha Anne semakin menanjak. Namun pada tahun 1993, ia mendapatkan sebuah cobaan yang sagat berat. Usaha yang telah dibangunnya dari awal, habis seketika manakala ia beralih melakukan bisnis jual beli permata. Anehnya, apa yang dialami Anne saat itu, ia rasakan menjadi masa yang sangat indah yang takkan pernah ia lupakan. Kendati ia harus mengawali lagi dari bawah, hinaan dan cercaan dari lingkungan sekitarnya, ia merasa masa itu menjadi kenangan yang tak mudah untuk dilupakan. Saat itulah, sebagai penganut Katolik yang taat, ia merasa semakin dekat pada Tuhan, dan iapun menjadi Anne Avantie yang sebenarnya. “Apa yang sudah saya capai, semuanya luluh lantak tak tersisa, saya kembali berada di titik nol. Tapi saat itu, saat yang sangat indah dalam hidup saya karena saya muncul sebagai pribadi yang sebanarnya. Saya benar-benar hidup di alam nyata, inilah hidup, tidak punya uang, dicai maki orang, ditekan, disingkirkan. Tapi disitulah, hati saya tumbuh berkembang dengan sangat bagus. Apa yang telah saya lalui di tahun 1993 sampai 1996 itu menjadi pelajaran yang sangat berharga, mungkin saya tidak akan bicara dan tidak akan pernah menyadari bahwa sebenarnya saya sangat rendah dimata Tuhan. Tuhan telah memberikan kepada saya berkah terselubung melalui penderitaan, dan masalah melalui yang saya hadapi. Sehingga saat ini saya tidak lagi bingung mencari materi, dan popularitas. Buat saya kepicikan cuma alat untuk menjadi sebuah pribadi yang munafik. Ulfie Fachrurrazy
19 September 2008
ANYA DWINOV, BISNIS JADI TUKANG CUCI
Banyaknya para designer membuat pakaian dari bermacam jenis bahan dan ‘agak’ mengesampingkan masalah perawatannya, tampaknya itu menjadi peluang bisnis bagi Anya Dwinov. Presenter cantik ini membuka usaha jasa laundry bernama Essii Laundry, di Kawasan Cikajang, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.
Anya Dwinov, presenter kenes ini sebelum menekuni bisnis jasa, ia sudah jualan aneka tas dari kulit ular. Kendati demikian, ia tetap belum puas untuk menambah pundit-pundi emasnya dengan menekuni bisnis lagi dibidang jasa laundry. Berawal dari kebutuhannya terhadap jasa cuci-mencuci serta menjadi salah satu klien perusahaan laundry, pemilik nama lengkap Anya Dwi Novita Pahlawanti pun memutuskan terjun langsung menjadi ‘tukang cuci’. “Saat itu ada saham yang dijual oleh salah satu pemegangnya karena alasan pindah ke luar kota maka tawaran itu diberikan ke saya” cerita Anya membuka pembicaraan.
PT. Essii International didirikan pada 24 Februari 2005 lalu, namun mulai beroperasi secara komersil sejak 5 September 2005. “Saya bergabung bulan April 2006. Jadi, laundry ini sudah lama berjalan. Sejak saat itu pula menjadi awal untuk merubah seluruh signboard dan neon box Essii Laundry,” jelas Anya bersemangat.
Sebagai perusahaan pendatang baru di bidang laundry and dry clean di Jakarta, Essii telah mempunyai jumlah pelanggan sebanyak 3.915 orang, terhitung Desember 2006. Apa rahasia dibalik kesuksesan usaha tersebut?. Salah satu yang diterapkan adalah menerima jenis-jenis pakaian yang dapat diproses antara lain stelan jas, celana, kemeja, mote atau payet, bahan suede and leather, wool, crayon, cotton, nylon, parasut. Essii pun menerima tas branded international, sepatu kulit, house hold, serta boneka. “Percayakan semua karena Essii can wash all kind of materials,” katanya berpromosi.
Tak hanya itu, Essii pun berani memberikan 100 persen guarantee jika terjadi kerusakan pada barang apabila ada kesalahan pada proses pencucian . Bahkan tak tanggung-tanggung, penggantian tersebut melebihi jasa laundry pada umumnya, yang hanya mampu mengganti 10 kali lipat dari ongkos jasanya. ”Essii berkomitmen untuk memberikan pelayanan yang terbaik kepada para pelanggan dengan memprioritaskan keamanan dan kebersihan pakaian” kata perempuan kelahiran 10 November 1982 ini.
Lalu, berapa investasi yang dikeluarkan?.”Wah, itu rahasia perusahaan. Tetapi dengan ketekunan saya dan tim sukses (karyawan-red), modal tersebut kembali dengan memuaskan” terang Anya. Kini Essii mampu mempekerjakan 40 karyawan dari semua outlet yang tersebar. “Ini merupakan keinginan saya untuk mempekerjakan orang lain sehingga mengurangi jumlah pengangguran dan membentuk lapangan pekerjaan baru”. Hal tersebut diperluas lagi dengan membuat sistem franchise. Ayo sia mau bergabung? Fie

Bisnis butik milik selebritas bukan hal yang aneh lagi. Namun Cynthia Lamusu menawarkan produk yang berbeda dibandingkan butik milik artis lainnya.
Trend bisnis buka butik di kalangan selebritis tampaknya belum surut. Salah satunya Cynthia Lamusu yang mulai berekspansi, selain membuka gerai di sejumlah mall, kini penyanyi cantik tersebut membuka butik baru berlabel House of Lamusch.
“Sekarang ini, aku memberanikan diri membuka butik sekaligus menjadi desainernya. Dan hasil rancangan tersebut dibikin label sendiri. Ya, kira-kira satu tahun belakangan ini aku memang menemukan hobi baru, yaitu desain. Menurut aku, untuk memuaskannya harus diseriusin. Ditambah hobi suka belanja, jadilah House of Lamusch ini,” ungkap Cynthia.
Butik yang berdiri setahun lalu tersebut beralamat berada di seputar Bangka Raya, Jakarta Selatan ini, berbeda dengan butik-butik yang sebelumnya. Ia menambahkan, koleksi pakaian yang ada di House of Lamusch bersifat lebih glamour. ”Yang pasti classy, simpel, anggun, dan cantik. Kalau warna, tergantung. Sebab, aku kan orangnya moody-an. Aku juga tidak mau semua hanya berdasarkan keinginanku. Aku juga harus melihat pasar,” tutur personel AB Three ini.
Ia menegaskan, konsep yang ditawarkan di House of Lamusch adalah one stop service untuk perempuan, baik wanita dewasa atau remaja. Jadi para perempuan yang ada acara khusus, dan tidak tahu harus memakai pakaian seperti apa, bagaimana make up-nya, atau pun tata rambutnya bisa dikonsultasikan. “Tapi by appointment,” tambahnya.
Untuk koleksi pakaian ready to wear-nya, House of Lamusch menyediakan pakaian-pakaian dengan merek internasional, seperti Marc Jacobs, Diane Von Furstenderg, Moschino, dan banyak lagi. Selain itu, House of Lamusch juga menyediakan pakian yang ber-label Lamusch.
Di butik House of Lamusch, selain menyediakan pakaian-pakaian ready to wear dengan desain yang beragam, juga menyediakan layanan custom made, di mana costumers bisa memesan pakaian dengan desain yang eksklusif. “Jadi kita hanya buat desain itu untuk satu orang saja,” ungkap istri Surya Saputra ini.
Selain pakaian, aneka jenis clutch, sepatu, dan aksesoris juga bisa ditemukan di House of Lamusch. “Clutch tuh sekarang kan lagi in banget. Jadi aku sediain juga di sini. Ada yang dari kulit ular dan buaya, terus dipayet. Payetnya dijahit, bukan dilem, jadi lebih kuat dan tahan lama,” promosinya.
Perempuan keturunan Sulawesi ini pun menginginkan, butik yang didirikannya harus berbeda dengan butik-butik yang ada. Selain masih jarangnya konsep one stop service, ia pun tetap menggunakan bahan tradisional asli Indonesia seperti batik, songket dan lainnya sebagai bahan pakaian rancangannya. “Aku ingin ada ciri khasnya,” pungkasnya.
12 Agustus 2008
Harapan semua tenaga Honorer adalah menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS). Mereka rela mengabdi selama belasan tahun, bahkan tak jarang mendapatkan gaji di bawah Upah Minimum Karyawan (UMK), dengan harapan suatu saat bisa menjadi Pegawai Negeri.
Menjadi Pegawai Negeri Sipil adalah dambaan semua warga Negara Indonesia. Dapat gaji tinggi, tunjangan, pensiun, dan lain-lain, ibarat mimpi indah untuk menyongsong masa depan cerah hingga tua. Tak heran, setiap ada penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) setiap tahunnya, selalu disambut dengan antusiasme tinggi.
Masalahnya, tak semudah itu menjadi PNS. Selain butuh kepandaian untuk menyisihkan ribuan pesaing, kesetiaan, dan kesabaran pun harus di uji. Kesetiaan dan kesabaran untuk mendapatkan gelar CPNS, akrab menguji para pegawai yang berstatus honorer.
Dalam pengertiannya, pegawai honorer adalah seseorang yang diangkat secara resmi oleh pejabat yang berwenang (pimpinan unit kerja) dan disahkan oleh Pejabat Pembina Kepegawaian Instansi Pemerintah untuk melaksanakan tugas tertentu yang gajinya dibebankan pada APBN atau APBD.
Dengan alasan kurangnya tenaga di ruang lingkup unit kerja, dilakukanlah perekrutan besar-besaran untuk memenuhi beberapa bidang kerja, gaji minim berhadiah PNS.
Beruntung, setelah menunggu belasan tahun, Juni 2007 lalu telah dilakukan pengangkatan sebanyak 1.853 pegawai honorer daerah (Honda). Tentu saja kabar itu menggembirakan bagi mereka, namun bagaimana dengan nasib pegawai Honda lainnya tahun ini.
Menurut Dra. Yayuk Eko Agustin, kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Surabaya, saat di hubungi lewat telepon, untuk tahun ini tenaga Honda yang masuk data base masih sekitar 1.050 orang yang menunggu pengangkatan. “Pegawai Honda yang masuk data base memang masih ada sekitar 1.050 orang lagi, selebihnya yang belum masuk data base saya tidak hafal jumlah keseluruhannya, yang jelas mereka akan menunggu giliran,” ungkap Yayuk.
Dijelaskan lebih lanjut, untuk memenuhi instruksi pemerintah pusat, bahwa tahun 2009 tenaga Honda harus dituntaskan menjadi PNS. Pengangkatan tenaga Honda masih tetap mengikuti prosedur yang telah ditetapkan dan sesuai dengan PP 48/2005 dan Peraturan Kepala Badan Kepagawaian Nasional (BKN) 21/2005 tentang Pedoman Pendataan dan Pengolahan Tenaga Honorer. “Pegawai Honda masih harus mengikuti prosedur, meski sudah ditetapkan, tidak berarti para honorer langsung bisa menjadi PNS. Mereka bisa gugur jika tidak bisa memenuhi syarat pemberkasan, memberikan data palsu, atau terbukti bertindak kriminal dan indisipliner,” tegas Yayuk.
Terlepas dari itu, saat disinggung tentang isu pegawai Honda yang bekerja di Pemerintah Kota Surabaya akan di PHK, Yayuk membenarkan akan isu tersebut. “Tentang Pegawai Honda di Pemkot, itu bukanlah isu lagi, karena memang ada sekitar 191 pegawai itu tidak masuk dalam data Badan Kepegawaian Negara (BKN). Mereka bekerja mulai Maret 2005 saat kepemimpinan Plt. Wali Kota Chusnul Arifin Damuri. Penerimaan pegawai honorer daerah tidak sesuai dengan PP 48/2005 yang menyatakan sejak Januari 2005 pemerintah tidak menerima lagi pegawai honorer,” imbuh Yayuk.
Masih menurut Yayuk, bahwa Satuan Kerja Pemerintah Daerah (SKPD) dapat memberhentikan pegawai honorer daerah Pemkot jika tidak ada pendanaan. Karena, Pemkot hanya akan membiayai gaji pegawai honorer daerah hingga akhir 2008. Ulfie Fachrurrazy

